A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 123

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 135

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 123

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 135

AMBULANCE HEBAT | DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG

Ini Kondisi Gawat Darurat yang Bisa Dilayani Ambulance Hebat Sicepat

Ditulis 2017-05-18 04:03:35 Dilihat Sebanyak 245 kali

METROSEMARANG.COM – Masyarakat Kota Semarang masih banyak yang belum mengetahui bagaimana mendapatkan pelayanan Ambulance Hebat Sicepat (Reaksi Cepat). Terutama untuk kondisi orang yang sakit agar bisa dijemput dan diantar ke rumah sakit dengan ambulan ini.

Wali Kota Hendrar Prihadi saat sidak di pusat layanan program Ambulance Hebat Sicepat di Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang, Rabu (25/1) sore. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Widoyono menjelaskan, secara umum Ambulance Hebat Sicepat untuk melayani penyelamatan jiwa (life saving). Seperti penjemputan pasien kegawatdaruratan medis, pasien kegawatdaruratan maternal, dan kecelakaan.

”Ambulan akan ke rumah pasien atau lokasi kejadian untuk diantar ke rumah sakit tujuan,” katanya, Rabu (25/1).

Widoyono menjelaskan kondisi kedaruratan medis seperti kejang, berhenti napas, asma berat, tersedak yang sampai tidak bisa bernapas, jantung coroner, dan lainnya. Sedangkan kedaruratan maternal seperti ibu hamil dengan tekanan darah sampai 200, keracunan kehamilan, partus macet, pendarahan pada ibu melahirkan, dan lainnya.

Kemudian untuk kecelakaan misalnya yang mengancam nyawa seperti tidak bernapas, patah tulang, darah keluar banyak, dan lainnya. Dengan layanannya tersebut, keberadaan Ambulance Hebat Sicepat termasuk bisa dirasakan manfaatnya bagi ibu yang mau melahirkan.

”Selama ini yang kita tangani ada 36 penanganan dari 70 telepon yang masuk minta bantuan, ada persalinan, kehamilan. Dan itu sangat membantu menurunkan angka kematian ibu,” katanya. (duh)

Twitter